Tampilkan postingan dengan label Desah;ngeluh(podo wae). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desah;ngeluh(podo wae). Tampilkan semua postingan
setelah kesibukan pekerjaan yang seperti tiada henti,
di tengah alunan suara rasya yang melengking tanda sudah rewel minta bobo,
tiba - tiba saya ingin menyingkirkan diri dari semua itu..
saya oper bola tugas penjagaan Rasya karena rasa hati yang gundah gulana dan karena tangan yang sudah tidak sabar pengen ketak ketik, dan saya malah ambil laptop, menyingkir ke ruang tamu yang lampunya remang - remang, dan mulai menulis (past tense ----> present tense). yaks,, ini dia saya yang sedang gundah gulana galau melanda menulis didepan laptop.

2 hari yang lalu tiba - tiba mas suami yang sedang semangat 45 meyakinkan saya agar melepas pekerjaan karena kesibukan yang sampe ga mikirin anak dan suami dan ga sempat memikirkan diri sendiri sehingga jadi gemuk dan jerawatan, berkata begini "kamu nulis novel aja mah, kan ide mamah banyak tuh ampe ditulis alur2 ceritanya, butuh waktu aja buat mamah merangkai jadi novel" yang saya jawab dengan keluhan demi keluhan yang intinya, saya nggak ada waktu loh mas suami buat pegang laptop untuk menulis..buat saya nulis itu butuh suasana yang tenang, banyak suara jangkrik malam dan secangkir kopi atau teh di meja. sedangkan suasana itu tuh lagi ga pernah saya rasakan (kecuali hari ini karena spesial saya sedang galau gundah gulana).



bukannya saya nggak mikirin hal itu sih..saya sampe punya buku kecil dan folder wish list yang isinya tentang alur2 cerita bakal calon novel saya. bukan cuman genre drama percintaan mendayu - dayu, bahkan ada yang kayaknya membutuhkan perpus super lengkap buat bahan novelnya (inspirasinya dari Da Vinci Code).
saya pernah buat novel 300 halaman HVS dikala masih anak bawang berseragam putih abu - abu dan itu yang yang akhirnya menginspirasi saya untuk membuat blog dengan tampilan ala kadarnya dikala saya mahasiswa. jadilah blog bodoh ini.

being full time working mother, menulis seakan tidak terjamah.. (alasan..alasan..dan alasan..)

atau saya aja yang terlalu pengecut dan menyalahkan kondisi keibuan saya?karena kadang ketika mentok menghadapi Rasya yang rewel, sekelibatan memori saya dan almarhumah ibu saya terbayang, trus malah saya yang jadi sedih. dulu aja ibu aja bisa kok menghadapi anak super duper nakal kayak saya, kok sekarang saya malah menyerah dengan keadaan..

dan inti dari kegalauan saya sebenarnya bukan itu..
it's almost 1 year since me and my husband want to have another children, ade-nya Rasya..
dan ternyata membuat anak tidak semudah yang kami bayangkan, joss langsung gandooos.. gak gitu..
waktu mau punya rasya memang langsung jadi karena faktor keberhasilannya tinggi karena masih muda, belum operasi, masih bugar dan lainnya. nah, anak kedua ini tidak semudah dan seindah yang dibayangkan. setiap bulan saya dibuat gelisah menanti jadi atau gugur sampe klo ditanya kenapa ga sholat saya bilang "keguguran" untuk bahan becandaan. just like today, saya menanti karena sudah 7 hari saya telat, ceritanya nunggu 3 hari lagi tp malah keluar menstruasi. dan ini sudah yang keduabelas kalinya. saya malah jadi menyalahkan seblak super enak yang pedes banget karena 3 hari yang lalu saya makan sampe perut saya kebakar rasanya.



kami sudah berusaha dengan mendatangi satu dokter ke dokter lainnya, recapnya sebagai berikut :
1. Dr.S yang katanya paling oke seantero Pekanbaru, pas dateng ke tempat prakteknya ternyata dia jualan MLM, dan itu membuat suami gak suka. lanjut lagi pas diperiksa pake USG transvaginal, ternyata rahim saya bermasalah, bengkok istilah non kedokterannya, disarankan kepada kami untuk melihat kalender cina dan berhubungan di tanggal itu sesuai keinginan jenis kelamin anaknya. cari aja di google "kalender cina jenis kelamin bayi". dokter ini juga yang menyarankan bahwa kami harus berhubungan setiap hari.
2. Tukang Pijet di Bandung yang ngomong klo rahim saya turun dan akhirnya dibuat naik sama dia.
3. Dr. E langganan saya sampe dikasih obat hormon untuk memperbesar telur di rahim saya, dan ga membesar juga. dia menyarankan agar saya tidak terlalu stress di pekerjaan saya which is nggak mungkin doook... dan menyuruh saya berhubungan dalam posisi tertentu karen rahim saya termasuk jenis langka, rahim terbalik namanya.
4. Dr. E lagi dan tiba2 dia menyarankan kami untuk ketemu Bu War, tukang pijet yang punya ramuan herbal di pekanbaru yang mana pasien Dr.E banyak yang berhasil setelah dari Bu War. kami kesana beberapa kali, tpi kami ga bisa mengikuti seluruh prosesnya karena keterbatasan waktu dan seringnya saya dinas keluar kota.

hal - hal seperti itu membuat saya ulang berfikir. dibilang stress wong alhamdulillah saya sudah diberi kenikmatan seorang anak laki - laki rewel bernama rasya. Mengeluh juga rasanya ga pas, gimana yang udh tahunan belum dikaruniai anak?kurang bersyukur apalagi saya ini?
but sometimes lingkungan sekitar juga berpengaruh besar terhadap kegalauan saya, terutama pertanyaan - pertanyaan "kapan rasya di ade-in lagi?udah gede loh rasya.."
enough people, i already knew that, dont pushed me that much..


ditulis dengan kesadaran penuh di ruang tamu remang - remang dengan teriakan rasya, mba yg lagi sakit dan mas suami yang lg ngurusin pipa di dapur...




-old story-
Pada jaman kuliah dulu saya merupakan mahasiswi yang gemar berorganisasi. mulai dari himpunan mahasiswa jurusan sendiri, badan eksekutif mahasiswa, sampai klub-klub ekstra seperti tenis, basket dan lain sebagainya. Didalam himpunan mahasiswa itu, seringkali saya ikut kepanitiaan - kepanitiaan kecil seperti malam keakraban, studi tour dan lain - lain, seringkali pula saat itu saya menjadi pimpinan dari sebuah bagian dalam kepanitiaan.
Ayu itu supel, memotivasi dan cerdas. itu kesan anak buah terhadap diri saya saat terakhir makrab..saya suruh mereka membuat kesan dan pesan selama saya pimpin, dan itu merupakan cerita kepemimpinan saya yang paling saya ingat sampai sekarang.
Ada kegiatan angkatan kami, yaitu angkatan 2005 untuk menyambut makrab angkatan 2007, panitianya boleh dari angkatan 2006 dan 2005. saat itu demi kegiatan angkatan kami sukses, saya langsung meminta kepada ketua panitia yang saat itu adalah pasangan saya saat makrab 2006, Ahmad Taufik yang sekarang sudah menikah dengan teman saya juga yang seorang dokter, menjadi Koordinator Usaha Dana. Biasanya dalam kegiatan seperti itu ada uang yang memang sudah dikucurkan dari universitas dan jurusan serta uang pendaftaraan makrab yang jumlahnya tidak sedikit. namun, uang itu masih belum cukup untuk menutupi seluruh biaya kegiatan, maka dari itu disetiap kepanitiaan butuh koordinator usaha dana untuk mecari sponsor.
Dari Tahun ketahun, acara makrab di jurusan akuntansi tidak pernah mendapatkan sponsor, karena itu acara internal dan bagi perusahaan acara yang seperti itu tidak punya kans untuk menambah income. saya merubah paradigma itu, acara internal pun bisa mendapatkan banyak uang, istilahnya selalu ada jalan menuju roma.
Ketua saya si ahmad, memberi tantangan yang saya jawab "berikan saya 4 orang maka saya akan dapatkan minimal 10 juta dalam 3 bulan".yup, saya hanya minta rekan kerja saya sebanyak 4 orang saja terdiri dari angkatan 2005 sebanyak 2 orang dan angkatan 2006 juga sama 2 orang.
usahanya?dari mana - mana yang enggak, mulai dari jualan pin, jualan es pas pendaftaran mahasiswa baru, jualan jajanan buka puasa, buat bazaar di tengah lapangan, dan banyak lagi usaha yang kami lakukan. hasilnya? 30juta uang kami hasilkan dari usaha kami.
sebagai koordinator, tugas saya adalah mengkoordinir anak buah saya sedemikian rupa, saya tidak menekan mereka dengan kata - kata memerintah tapi memberikan semangat bahwa kita pasti bisa mencapai angka yang diatas target itu, kami bekerja keras dengan bekerja sama satu sama lain. sampai - sampai anggota kepanitiaan yang lain bilang bagian usaha dana adalah yang paling kompak dari bidang lain.
terakhir ketika makrab berhasil diadakan, anak buah disuruh menulis kesan dan pesan yang ada pada koordinatornya masing - masing. sesuai tulisan diatas itu merupakan kesan salah satu anak buah saya terhadap kinerja saya sebagai atasan.
that's the old story.. betapa di jaman dulu saya bisa menjadi pimpinan yang baik..


15/08/2014
Sudah berapa tahun yah dari cerita saya diatas, dari 2007 ke 2014 sekitar 7 tahun saya lalui tanpa saya menjadi seseorang seperti cerita diatas. Masih dengan semangat saya yang tidak pernah padam, saya pernah menjadi pembaca puisi didepan bapak Dahlan Ishkan. Saya masuk PLN dengan passion bahwa saya bisa menjadi wanita karir yang sukses, berbekal pengetahuan selama ini tentang kepemimpinan dan kerja sama kelompok.
Tapi, sekarang saya tidak punya kepercayaan diri itu. saya sering telat, kinerja saya sudah tidak sebagus dimasa saya belum punya anak, tapi tetap sbnrnya saya akan melaksanakan pekerjaan yang sudah saya emban dengan sungguh sungguh dan sempurna.
Perusahaan ini membuat saya kurang berkembang, membuat saya ragu mau ngurusin orang, cenderung membuat saya berfikir lebih enak menjadi staff biasa aja yang bisa antar jemput anak dan mengurus rumah tangga tanpa kehilangan banyak waktu dengan berkutat pada kerjaan yang menumpuk di tempat kerja.Toh tanpa mengejar jabatan, uang saya sudah cukup. Tanpa mengejar aktualisasi diri yang selalu saya katakan ketika saya di wawancara, saya sudah menemukan jati diri saya.
Seperti postingan sebelumnya, saya sudah menyusun strategi masa depan untuk mencapai lingkaran kenyamanan, dan karir meningkat itu bukan jawaban dari lingkaran kenyamanan. jadi banyak tetek bengek yang harus saya urus diluar urusan rumah tangga saya.
Mungkin saya sudah berubah dari Koleris Akut menjadi Plegmatis Akut. Well, nggak masalah, yang penting saya masih bisa dapat gaji dan bekerja untuk kehidupan kami yang lebih baik.
jawaban saya ini khusus diri saya klo ditanya masalah karir, klo untuk suami saya ya harus mikirin karir. mana ada to istri yang ga mau suaminya punya jabatan?

wish list :
pindah ke jawa dalam waktu dekat


saya pernah, paling tidak merasakan memiliki sebuah toko komik bernama Rumah Mobo atau Rumah Movie and Book.. bahasa yang berantakan
Rumah Mobo buka dari bulan januari tahun 2006 disaat saya masih berkuliah di purwokerto
dan mengalami masa kejayaannya selama 3 tahun sampai dengan 2009 disaat pendapat tiap bulannya sekitar 300-400 ribu seharinya..

setelah itu,
masa kejayaan itu berakhir..

sedari awal, pemilik tempat kami mengontrak ruko hanya menggantungkan keuangannya dari sewa tokonya yang tak seberapa setahunnya kepada kami..mulai dari awal tahun kami ditagih untuk melunasi toko kami selama 3 tahun berikutnya sampai 2009.

saya pergi mengadu nasib pada bulan oktober 2009 ke jakarta karena mendapatkan pekerjaan disana. antara menghadapi realita dan impian rumah mobo menjadi besar, akhirnya saya memutuskan pekerjaan lah yang akan menaikkan gengsi saya dan keluarga saya..
saat itu sewa mobo masih sampai bulan januari 2010 dan niatnya akan saya perpanjang lagi, apabila well, si ibu pemilik toko tidak menjual rumahnya kepada pemilik lain.
alhasil, seketika itu kami terkena 'penggusuran terpaksa' alias 'diusir'
dan karena tempat yang baru dicari dengan tanpa perencanaan dan hanya dibantu oleh almarhum ibu saya dan teman2 yang setia di mobo, kami mendapatkan tempat dalam waktu cepat namun tidak tepat..

terjadi penurunan penghasilan, dari 300rb tiap harinya menjadi 100rb

tapi hal itu tidak menjadikan saya ragu untuk tetap memutuskan meneruskan mobo,
setelah itu, masih saja ada permasalahan yang menghadang..
saya hanya mendapat sedikit untung dari mobo semenjak itu, namun selalu mendapatkan musibah dengan pola yang sama, yup.. bulan september 2011 kami diusir sekali lagi oleh pemilik tempat dengan tentu saja, bayaran yang setimpal..

sekarang ini Mobo masih terus berusaha bertahan..tambal sulam kalau istilah saya karena tak pernah cukup cash flow yang ada..
dan yang sangat saya sayangkan, selama dua tahun ini saya tidak ada disana dengan inovasi2 yang bisa saya berikan karena terlalu larut akan pekerjaan - pekerjaan harian saya dan kehidupan pribadi saya yang waktu itu, agak morat - marit..

tapi sekarang disaat saya punya waktu untuk berfikir dan berinovasi, ingin rasanya saya renggut kembali mobo, mengembalikan masa kejayaannya dahulu kala, meskipun saya tahu posisi saya sekarang ini tidak memungkinkan untuk memindahkannya..
mobo di purwokerto, saya dipekanbaru..

toh, tetap pada akhhirnya saya harus memilih..
dan jalan yang saya pilih, kebetulan belum ada yang saya rasa pas di hati saya..


cita-cita, impian, dan segalanya bagi saya,
itulah mobo untuk saya..
cita-cita saya sedari kelas 3 SD,'
perjuangan saya dalam mewujudkannya
dan segalanya bagi hidup saya..
komik,novel dan Drama tidak akan berpisah selama nafas saya masih ada. (lebay banget yaaaah ..ahaha)
jadi saya pasti akan mempertahankannya semaksimal mungkin..



* Rental Mobo atau Rumah Mobo
sekarang ini memiliki satu manajer yang merupakan teman baik saya bernama Dian Martharini
memiliki 2 pegawai yang dua2 bergender pria
memiliki koleksi > 10rb komik dan novel dan >20rb DVD


i know it..
but can't hardly believe it
or admit it
wish this is just a dream
but i know, i was wrong

i am
broken hearted

padang, june 26. 2010


alone is just aword...
yup just a word
kadang ngerasa nggak orang orang yang sering ngerasa alone dalam hidupnya biasanya itu orang aneh.. kaum minoritas dan anak - anak freak yang nggak punya uang..
coba anda tanyakan kepada anak2 gaul " pernahkah anda merasa sendirian?"
jawabannya pasti antara pernah tapi nggak sering dan nggak pernak karena saya punya banyak teman..
saya punya banyak teman..
terbukti dengan jumlah teman saya di facebook 1398 orang..
hampir semua saya kenal ( hampir itu > 50% )
hahahaha...
but still..
i feel alone sometimes..
when?
when u ask that i will answer, " when i have no friends around me "
keberadaan ternyata penting.. bukan hanya eksistensi
maksudnya raga orang itu menjadi teramat penting sekarang ini dibandingkan hanya jiwa dan rasa akan teman..
egois atau tidak hal ini nyata..
kalau ada raga, kita bisa merasakan
kalau tidak ada raga, kita tetap merasakan kesepian..
sama kayak pacaran, pertemanan butuh raga..
ga harus selalu tetapi akan mulai terasa ketika kau benar - benar membutuhkan teman dan orang - orang yang ada disebelahmu untuk berbagi duka dan suka..
seperti sekarang ini..,
saya butuh teman..
tak ada teman dikota kecil saya ini..
semua sedang merantau mencari penghidupan yang layak bagi mereka..
dan aku tak menyalahkan mereka atas semua itu..
satu persatu list teman di daftar phonebook handphone saya susuri dengan jari jemari mungil ini..
semua tak ada... tak berada dan tak eksis di dunia saya..
hanya eksis di Facebook and that's not enough for me...
lucu.. tapi ini terjadi dalam hidup saya..
saya hanya ingin merasakan keberadaan teman..
akhirnya saya menemukannya..
teman saya bukan sahabat saya, teman2 saya..
teman saya adalah keluarga saya..
ternyata mereka selalu ada..
didepan saya,
belakang saya,
samping saya
mendukung saya aka segala sesuatunya
mendukung saya ketika saya kehilangan banyak teman...
selalu dan selalu mendukung saya meskipun banyak kesalahan telah saya lakukan...
keluarga akan selalu ada bersama kalian..
menjadi sahabat sejati dan teman berbagi..
* my friends.. i need u right now.. where are u guys??
soundtract : wonderfull world
quotes : " never be the same everyday"





Pernah aku nonton film Asia(lupa korea ato Jepang) yang percaya dengan survey2 tertentu,
klo inget di korea ada yang nggak suka sama cowok bergolongan darah B karena mereka suka se-enaknya sendiri dan teramat sangat egois..
(nggak pernah mbuktiin jadi ga tau bener apa nggak).
klo yang lagi pengen aku bahas tentang survey aneh yang membuktikan klo cewek kesehariannya suka dikuncir,
berarti cewek itu udah ngebet banget pengen kawin alias desperate...
Owh yaaaaa???

Gue rada ga terima soalnya tiap hari pasti dikuncir ini rambut.ga peduli bad hair day ato malah baru keramas, aku emang suka dikuncir...
hated that survey

Pokoknya gue putusin buat nggak percaya sama survey itu.
Terutama karena ada miss.X dikantor yang cantiknya naudubileeeh..
dan aku liat dikantorpun dia ngiket rambutnya..
trus?masa cewe kayak dia desperate?
yeah, emang sih gak bakal ada asap klo nggak ada api..
klo mau ditelaah lebih jauh mungkin karena cewek yang suka ngucirin rambut itu tipe2 cewek yang nggak mau ribet2 menata rambut 1 jam,alias cuek akan penampilan,dan terkadang cowok nggak suka sama cewek cuek..trus, kenapa ada lagu miss independent?
Ne-Yo aja suka kok dicuekin??
Nah, emang lagi2 kita nggak boleh menyalahkan persepsi orang lain..hanya bisa membuat compliment, mungkin yang bikn dan ikut survey Cuma penggemar cewek berarambut panjang..